Dijon meraih kemenangan 3-2 atas Stade Lavallois dalam pertandingan France: Ligue 2 pada Jumat, 11 September 2026. Laga pekan keenam musim reguler ini berlangsung terbuka sejak awal dan menghasilkan lima gol. Dijon memimpin 2-1 pada babak pertama, sebelum Stade Lavallois menyamakan kedudukan pada paruh kedua. Gol penalti pada menit ke-79 akhirnya memastikan kemenangan tim tuan rumah.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Dijon vs Stade Lavallois |
| Skor akhir | Dijon 3-2 Stade Lavallois |
| Kompetisi | France: Ligue 2 |
| Tanggal | 11 September 2026 |
| Status | Finished |
Jalannya Pertandingan
Dijon langsung mendapatkan momentum positif pada menit ketiga. S. Chouchane mencatatkan namanya di papan skor dan membawa tuan rumah unggul 1-0. Keunggulan tersebut kemudian bertambah pada menit ke-31 melalui A. Lago, yang mencetak gol setelah menerima assist dari T. Dong.
Stade Lavallois tidak menyerah meski tertinggal dua gol. Pada menit ke-34, A. Kanté memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Gol tersebut tercipta melalui assist E. Clavreul. Skor itu bertahan hingga jeda, sehingga Dijon memasuki babak kedua dengan keunggulan tipis.
Setelah turun minum, Stade Lavallois tampil lebih agresif dalam membangun serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-73 ketika E. Clavreul menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut tercipta melalui rangkaian umpan yang diakhiri assist C. Fatou.
Dijon kemudian memperoleh peluang penting melalui tendangan penalti pada menit ke-79. J. Tavares menjalankan eksekusi tersebut dan mengubah skor menjadi 3-2. Stade Lavallois masih berusaha mencari gol penyeimbang hingga akhir laga, tetapi Dijon mampu mempertahankan keunggulannya sampai peluit panjang. Pertandingan berakhir setelah tambahan waktu lima menit.
Statistik Pertandingan
Secara statistik, Stade Lavallois lebih dominan dalam penguasaan bola dan volume serangan. Tim tamu menguasai 60 persen bola, mencatat 506 umpan dengan akurasi 80,2 persen. Dijon memiliki 40 persen penguasaan bola, 341 umpan, serta akurasi umpan 72,7 persen.
Stade Lavallois juga unggul dalam jumlah tembakan, yakni 19 berbanding 9 milik Dijon. Tujuh tembakan tim tamu mengarah ke gawang, sedangkan Dijon menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran. Namun, efektivitas pada momen-momen penting membuat Dijon mampu mencetak tiga gol dari peluang yang dimilikinya.
| Statistik | Dijon | Stade Lavallois |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 40% | 60% |
| Total umpan | 341 | 506 |
| Akurasi umpan | 72,7% | 80,2% |
| Total tembakan | 9 | 19 |
| Tembakan tepat sasaran | 3 | 7 |
| Peluang besar | 1 | 4 |
| Tendangan sudut | 2 | 7 |
| Pelanggaran | 20 | 17 |
| Kartu kuning | 3 | 1 |
| xG estimasi | 1,52 | 3,28 |
Angka expected goals atau xG dalam ringkasan ini berstatus estimasi. Stade Lavallois mencatat xG lebih tinggi, 3,28 berbanding 1,52, serta 15 tembakan dari dalam kotak penalti. Dijon hanya membukukan enam tembakan dari area tersebut. Meski demikian, tim tuan rumah tidak menyia-nyiakan satu peluang besar yang tercatat dan mampu mengamankan hasil akhir.
Perbedaan statistik tersebut menunjukkan bahwa Stade Lavallois lebih banyak menguasai aliran bola dan menciptakan tekanan. Tim tamu juga mencatat tujuh sepak pojok dan 27 sentuhan di kotak penalti Dijon. Di sisi lain, Dijon bertahan dengan 21 sapuan, tujuh intersep, serta lima penyelamatan penjaga gawang Paul Delecroix. Catatan itu membantu tuan rumah melewati tekanan hingga laga selesai.
Susunan Pemain
Susunan Pemain Dijon
Dijon menggunakan formasi 4-1-3-2. Berikut susunan pemain yang tampil sejak awal berdasarkan data pertandingan:
- Paul Delecroix (nomor 16, kiper)
- Ben-Chayeel Hamada (nomor 7, bek)
- Lenny Lacroix (nomor 23, bek)
- Quentin Bernard (nomor 5, bek)
- Ylan Aka (nomor 42, bek)
- Paul Bellon (nomor 8, gelandang)
- Samy Chouchane (nomor 21, gelandang)
- Adel Lembezat (nomor 17, gelandang)
- Brandon Ndezi (nomor 18, gelandang)
- Ange Lago (nomor 90, penyerang)
- Tyris Dong (nomor 9, penyerang)
Susunan Pemain Stade Lavallois
Stade Lavallois menurunkan formasi 4-3-1-2 dengan susunan berikut:
- Mamadou Samassa (nomor 30, kiper)
- Esteban Mouton (nomor 23, bek)
- Aboubacar Lô (nomor 18, bek)
- William Bianda (nomor 3, bek)
- Jules Gaudin (nomor 22, bek)
- Sam Sanna (nomor 6, gelandang)
- Alessio Beaudouin (nomor 21, gelandang)
- Cyril Mandouki (nomor 14, gelandang)
- Ethan Clavreul (nomor 20, gelandang)
- Aboubakary Kanté (nomor 28, penyerang)
- Mathis Houdayer (nomor 31, penyerang)
Perubahan Pemain dan Kartu
Dijon melakukan pergantian pemain pada beberapa fase pertandingan. M. Faty masuk menggantikan Ylan Aka pada menit ke-45, kemudian J. Marié menggantikan Paul Bellon pada menit ke-46. Pada menit ke-63, J. Tavares dan H. Vargas-Ríos masuk untuk menggantikan Tyris Dong serta Brandon Ndezi. W. Diouf kemudian masuk menggantikan Adel Lembezat pada menit ke-85.
Stade Lavallois melakukan pergantian pada menit ke-68, dengan C. Fatou masuk menggantikan Sam Sanna dan Y. Court menggantikan Aboubakary Kanté. J. Maggiotti serta C. Gourichy kemudian masuk pada menit ke-76 untuk menggantikan Ethan Clavreul dan Alessio Beaudouin. J. Samb menggantikan Jules Gaudin pada menit ke-87. Catatan kartu menunjukkan Dijon menerima kartu kuning untuk Ylan Aka, Adel Lembezat, dan H. Vargas-Ríos, sementara M. Samassa menerima kartu kuning untuk Stade Lavallois. Di tengah pembahasan sepak bola, istilah joki tidak berkaitan dengan kejadian pertandingan ini.
Klasemen Ligue 2
Data posisi klasemen sementara setelah pertandingan ini tidak tercantum dalam sumber yang digunakan. Karena itu, peringkat Dijon dan Stade Lavallois di klasemen Ligue 2 belum dapat dicantumkan. Fakta yang tercatat adalah Dijon meraih tiga poin dari kemenangan 3-2 pada pekan keenam musim reguler.
Kemenangan ini diraih Dijon melalui start cepat, ketenangan dalam memanfaatkan penalti, dan kemampuan bertahan ketika Stade Lavallois lebih dominan dalam penguasaan bola serta jumlah tembakan. Sementara itu, Stade Lavallois menunjukkan daya serang kuat, tetapi dua gol balasan belum cukup untuk membawa pulang hasil positif.

