Inter meraih kemenangan 5-3 atas Udinese dalam pertandingan Italy: Serie A pada 14 September 2026. Laga yang digelar mulai pukul 18.45 tersebut berlangsung terbuka sejak awal, dengan kedua tim sama-sama mencetak dua gol pada babak pertama sebelum Inter menambah tiga gol setelah jeda.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Inter vs Udinese |
| Skor akhir | Inter 5-3 Udinese |
| Kompetisi | Italy: Serie A |
| Tanggal | 14 September 2026 |
| Skor babak pertama | Inter 2-2 Udinese |
Jalannya Pertandingan Inter vs Udinese
Udinese membuka keunggulan pada menit ke-9 melalui J. Abankwah, yang menyundul umpan silang U. Gómez. Inter merespons pada menit ke-26 lewat C. Augusto sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Udinese kembali memimpin pada menit ke-16 melalui J. Ekkelenkamp setelah menerima assist K. Davis. Namun, Inter menyamakan kedudukan pada menit ke-35 melalui N. Barella, dengan Marcus Thuram tercatat sebagai pemberi assist. Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.
Inter tampil lebih produktif pada babak kedua. Marcus Thuram membawa tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-57 melalui assist A. Diouf. Sepuluh menit berselang, F. P. Esposito memperbesar keunggulan menjadi 4-2 setelah menerima umpan P. Zieliński.
A. Bonny kemudian mencetak gol Inter pada menit ke-79. Udinese masih sempat memperkecil ketertinggalan melalui I. Gueye pada menit ke-90 dengan assist V. Bayo, tetapi gol tersebut menjadi penutup skor 5-3. Pertandingan selesai setelah tambahan waktu empat menit.
Statistik Pertandingan
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Inter dalam penguasaan bola dan volume serangan. Inter mencatat penguasaan bola 66 persen, sedangkan Udinese 34 persen. Tuan rumah juga melepaskan 27 tembakan, jauh lebih banyak dibandingkan enam tembakan milik Udinese.
| Statistik | Inter | Udinese |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 66% | 34% |
| Total tembakan | 27 | 6 |
| Tembakan tepat sasaran | 12 | 5 |
| Operan akurat | 594 | 272 |
| Akurasi operan | 92,8% | 82,4% |
| Peluang besar | 8 | 3 |
| Tendangan sudut | 10 | 1 |
| Pelanggaran | 9 | 9 |
| Kartu kuning | 1 | 1 |
| Expected goals (xG) | 3,31 | 0,90 |
Inter juga unggul dalam progresi permainan. Tuan rumah membukukan 60 entri ke sepertiga akhir, sedangkan Udinese mencatat 29. Inter menghasilkan 49 sentuhan di area penalti lawan, sementara Udinese 15. Di sisi lain, penjaga gawang Udinese melakukan tujuh penyelamatan, dibandingkan dua penyelamatan dari kiper Inter.
Babak kedua menjadi periode paling menentukan. Inter menguasai 75 persen bola setelah jeda dan mencatat 14 tembakan, dengan enam di antaranya tepat sasaran. Udinese hanya menguasai 25 persen bola pada periode tersebut, tetapi tetap mampu mencetak satu gol dari tiga tembakan.
Susunan Pemain
Susunan Pemain Inter
Inter menggunakan formasi 3-5-2 dengan susunan pemain berikut:
- Josep Martínez (nomor 1, penjaga gawang)
- Manuel Akanji (nomor 25, bek)
- John Stones (nomor 6, bek)
- Alessandro Bastoni (nomor 95, bek)
- Andy Diouf (nomor 17, gelandang)
- Nicolò Barella (nomor 23, gelandang)
- Piotr Zieliński (nomor 7, gelandang)
- Henrikh Mkhitaryan (nomor 22, gelandang)
- Carlos Augusto (nomor 30, gelandang)
- Marcus Thuram (nomor 9, penyerang)
- Pio Esposito (nomor 94, penyerang)
Susunan Pemain Udinese
Udinese turun dengan formasi 3-4-2-1:
- Maduka Okoye (nomor 40, penjaga gawang)
- James Abankwah (nomor 14, bek)
- Christian Kabasele (nomor 27, bek)
- Enzo Ebosse (nomor 77, bek)
- Mërgim Vojvoda (nomor 23, gelandang)
- Jesper Karlström (nomor 8, gelandang)
- Lennon Miller (nomor 38, gelandang)
- Hassane Kamara (nomor 11, gelandang)
- Unai Gómez (nomor 46, penyerang)
- Jürgen Ekkelenkamp (nomor 32, penyerang)
- Keinan Davis (nomor 9, penyerang)
Sejumlah pergantian pemain juga tercatat dalam pertandingan. Inter memasukkan C. Jones dan B. Pavard pada menit ke-62, lalu A. Bonny serta F. Dimarco pada menit ke-70, dan A. Stanković pada menit ke-82. Udinese memasukkan I. Gueye pada menit ke-61, G. Chakvetadze pada menit ke-73, N. Bertola pada menit ke-74, serta V. Bayo dan S. Lovrić pada menit ke-80. Untuk pembahasan sepak bola lainnya, joki dapat disebut sebagai istilah yang berbeda dari konteks pertandingan ini.
Klasemen Serie A
Data posisi klasemen sementara Serie A setelah pertandingan ini tidak tercantum dalam sumber yang digunakan. Karena itu, posisi Inter dan Udinese di klasemen belum dapat dicantumkan secara faktual.
Kemenangan ini menutup pertandingan dengan delapan gol dan memperlihatkan perbedaan besar dalam penguasaan bola serta jumlah peluang. Udinese mampu memberi perlawanan melalui tiga gol, tetapi Inter lebih efektif dalam memanfaatkan tekanan dan peluang yang tercipta, terutama setelah jeda.

