Paris FC dan Olympique Lyonnais harus puas berbagi angka setelah pertandingan pekan keempat France: Ligue 1 berakhir tanpa gol, 0-0, pada 12 September 2026. Laga yang dimulai pukul 18.45 ini berlangsung seimbang secara peluang, meskipun Paris FC lebih dominan dalam penguasaan bola dan sirkulasi umpan.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Paris FC vs Olympique Lyonnais |
| Skor akhir | Paris FC 0-0 Olympique Lyonnais |
| Kompetisi | France: Ligue 1 |
| Tanggal | 12 September 2026 |
| Status | Finished |
Jalannya Pertandingan Tanpa Gol
Kedua tim menggunakan formasi dasar 4-2-3-1. Paris FC tampil lebih sering menguasai bola, dengan persentase penguasaan mencapai 56 persen. Tim tuan rumah juga mencatat 596 umpan dan 535 umpan akurat, sedangkan Olympique Lyonnais membukukan 456 umpan dengan 392 di antaranya akurat.
Pada babak pertama, Paris FC memegang 51 persen penguasaan bola dan menghasilkan tiga tembakan. Olympique Lyonnais juga melepaskan tiga tembakan, tetapi belum ada yang tepat sasaran. Tim tamu memiliki nilai expected goals babak pertama sebesar 0,32, sementara Paris FC berada di angka 0,10. Namun, keunggulan tersebut tidak berubah menjadi gol hingga turun minum.
Paris FC meningkatkan tekanan setelah jeda. Penguasaan bola tuan rumah naik menjadi 62 persen pada babak kedua, disertai tiga tembakan dan dua peluang tepat sasaran. Salah satu peluang Paris FC pada menit ke-50 memiliki nilai xG 0,2258, tetapi percobaan tersebut berhasil diblok. Olympique Lyonnais hanya menghasilkan dua tembakan pada paruh kedua dan tidak mencatatkan tembakan tepat sasaran.
Menjelang akhir laga, Lyonnais masih memperoleh peluang dari situasi bola mati. Pada menit ke-90, sebuah percobaan dari tendangan bebas tercatat melebar, sementara peluang sundulan dari sepak pojok juga terblok. Wasit memberikan tambahan waktu tiga menit, tetapi skor tetap 0-0 sampai pertandingan berakhir.
Statistik Pertandingan
Statistik pertandingan memperlihatkan Paris FC lebih unggul dalam penguasaan bola, jumlah umpan, dan akurasi operan. Meski demikian, Olympique Lyonnais lebih efektif dalam duel udara dan mencatat empat penyelamatan dari penjaga gawangnya. Paris FC memiliki satu peluang besar, tetapi peluang tersebut tidak berhasil dikonversi.
| Statistik | Paris FC | Olympique Lyonnais |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 56% | 44% |
| Total tembakan | 6 | 5 |
| Tembakan tepat sasaran | 4 | 0 |
| Expected goals (xG) | 0,38 | 0,47 |
| Umpan | 596 | 456 |
| Umpan akurat | 535 | 392 |
| Akurasi umpan | 89,8% | 86% |
| Tendangan sudut | 4 | 3 |
| Peluang besar | 1 | 0 |
| Pelanggaran | 19 | 13 |
| Kartu kuning | 2 | 1 |
| Penyelamatan penjaga gawang | 0 | 4 |
Angka xG sedikit memihak Olympique Lyonnais, 0,47 berbanding 0,38. Namun, data tembakan tepat sasaran menunjukkan Paris FC lebih sering mengarahkan bola ke gawang. Perbedaan itu belum cukup untuk menghasilkan gol karena pertahanan Lyonnais mampu meredam serangan dan penjaga gawangnya mencatat empat penyelamatan.
Kartu dan Pergantian Pemain
Paris FC menerima dua kartu kuning. Diego Coppola dihukum pada menit ke-69 karena pelanggaran, sedangkan Hamari Traoré mendapat kartu kuning pada menit ke-77 akibat handball. Dari kubu Olympique Lyonnais, Loïs Openda menerima kartu kuning pada menit ke-63 karena pelanggaran. Tidak ada kartu merah yang tercatat.
Paris FC melakukan dua pergantian pada menit ke-79, yakni R. Matondo menggantikan Luca Koleosho dan M. Simon masuk menggantikan Pablo Pagis. Pada menit ke-87, J. Ikoné masuk untuk menggantikan Ilan Kebbal. Lyonnais juga melakukan perubahan pada menit ke-75 ketika K. Nakamura menggantikan Loïs Openda, lalu memasukkan K. Boudache dan T. Tessmann pada menit ke-87 untuk menggantikan Ernest Nuamah dan Mads Bidstrup.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya kedua pelatih menjaga intensitas pada fase akhir. Bagi pembaca yang ingin menelusuri konteks sepak bola lainnya, istilah joki juga kerap muncul dalam pembahasan umum olahraga, tetapi tidak berkaitan dengan hasil laga ini.
Susunan Pemain
Susunan Pemain Paris FC
Paris FC turun dengan formasi 4-2-3-1. Berikut susunan pemain yang tercatat:
- Kevin Trapp (nomor 1, kiper)
- Adama Camara (nomor 17, bek)
- Samir Chergui (nomor 31, bek)
- Diego Coppola (nomor 42, bek)
- Hamari Traoré (nomor 14, bek)
- Maxime López (nomor 20, gelandang)
- Pierre Lees Melou (nomor 33, gelandang)
- Ilan Kebbal (nomor 10, gelandang)
- Pablo Pagis (nomor 7, gelandang)
- Luca Koleosho (nomor 15, gelandang)
- Lassine Sinayoko (nomor 9, penyerang)
Susunan Pemain Olympique Lyonnais
Olympique Lyonnais juga menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan susunan berikut:
- Dominik Greif (nomor 1, kiper)
- Zachary Athekame (nomor 13, bek)
- Felix Bacher (nomor 20, bek)
- Moussa Niakhaté (nomor 19, bek)
- Abner Vinícius (nomor 16, bek)
- Mads Bidstrup (nomor 2, gelandang)
- Tyler Morton (nomor 23, gelandang)
- Ernest Nuamah (nomor 7, gelandang)
- Pavel Šulc (nomor 10, gelandang)
- Corentin Tolisso (nomor 8, gelandang)
- Loïs Openda (nomor 17, penyerang)
Konteks Klasemen
Hasil imbang ini membuat kedua tim masing-masing memperoleh satu poin dari pertandingan tersebut. Posisi terbaru dalam klasemen Ligue 1 tidak dicantumkan karena data klasemen tidak tersedia dalam informasi pertandingan ini. Karena itu, dampak hasil 0-0 terhadap peringkat Paris FC dan Olympique Lyonnais belum dapat ditentukan.
Secara keseluruhan, pertandingan berjalan ketat dengan Paris FC lebih dominan dalam penguasaan bola dan volume operan, sementara Lyonnais memiliki nilai xG sedikit lebih tinggi serta pertahanan yang mampu menjaga gawang tetap bersih. Tidak adanya gol membuat kedua tim harus menerima hasil akhir yang sama-sama menambah satu poin.

