PS Kalamata menunjukkan respons kuat setelah tertinggal pada babak pertama dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas NPS Volos dalam lanjutan Greece: Stoiximan Super League, Minggu (13/9/2026). M. González membawa Volos unggul pada menit ke-26, tetapi E. Hamza kemudian mencetak dua gol dan J. Bolívar menambahkan satu gol untuk memastikan kebangkitan tuan rumah.
Volos memimpin, Kalamata lebih mengancam sebelum jeda
NPS Volos membuka keunggulan melalui M. González pada menit ke-26 setelah menerima assist Joca. Gol tersebut membuat Volos menutup babak pertama dengan skor 1-0, meski alur serangan sebelum jeda lebih banyak memberi ruang bagi PS Kalamata untuk menciptakan peluang.
Statistik babak pertama mencatat PS Kalamata melepaskan delapan tembakan, menguasai 59 persen bola, dan mengumpulkan expected goals sebesar 1,73. Volos hanya menghasilkan tiga tembakan dengan penguasaan bola 41 persen serta xG 0,31. Namun, efektivitas di depan gawang belum berpihak kepada tuan rumah: tidak ada peluang besar Kalamata yang berujung gol pada paruh pertama.
Volos juga tercatat dua kali membentur tiang sepanjang pertandingan. Tekanan fisik terlihat dari jumlah kartu kuning sebelum turun minum, dengan Vasilis Grosdis, M. González, dan dua pemain lain menerima hukuman sepanjang laga. Setelah 45 menit, NPS Volos masih mempertahankan keunggulan tipis 1-0.
Dua gol E. Hamza mengubah arah pertandingan
PS Kalamata menyamakan kedudukan pada menit ke-59. E. Hamza menuntaskan rangkaian umpan yang melibatkan S. Stroungis dan Rodrigues, sebelum A. M. Moreira memberikan assist untuk gol tersebut. Gol itu mengubah momentum pertandingan sekaligus menghidupkan kembali tekanan Kalamata.
Perubahan permainan juga tampak dalam penguasaan bola. Volos memang lebih dominan pada babak kedua dengan angka 65 persen, tetapi Kalamata tampil lebih tajam ketika mendapatkan kesempatan. Tuan rumah mencatat empat tembakan tepat sasaran pada paruh kedua, berbanding empat milik Volos, sementara xG babak kedua Kalamata berada di angka 0,53.
Sejumlah pergantian pemain ikut mewarnai fase ini. NPS Volos memasukkan X. Regis dan D. Burnić pada menit ke-60, sedangkan PS Kalamata mengganti J. Bonetto dengan A. Liatsikouras pada menit ke-65. D. Diarra kemudian masuk menggantikan A. Sigurðsson pada menit ke-78.
Pada menit ke-84, Kalamata berbalik unggul. J. Bolívar mencetak gol setelah menerima assist A. M. Moreira, yang sebelumnya mendapat dukungan aliran bola dari A. Liatsikouras. Gol tersebut tercatat dalam insiden pertandingan setelah adanya keputusan VAR yang berkaitan dengan pengesahan gol.
Ketika Volos berusaha mengejar, PS Kalamata justru menambah keunggulan pada menit ke-90. E. Hamza mencetak gol keduanya melalui assist D. Diarra. Gol itu membuat skor berubah menjadi 3-1 dan menjadi penutup rangkaian gol pada pertandingan ini. Setelah tambahan waktu delapan menit, wasit mencatat hasil akhir PS Kalamata 3-1 NPS Volos.
Angka pertandingan memperlihatkan efisiensi Kalamata
Secara keseluruhan, NPS Volos unggul dalam penguasaan bola, 53 persen berbanding 47 persen. Tim tamu juga melepaskan 11 tembakan dan membuat 289 umpan akurat dari 374 percobaan. PS Kalamata menghasilkan 15 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran, serta menyelesaikan 259 umpan dari 327 percobaan.
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | PS Kalamata vs NPS Volos |
| Skor akhir | PS Kalamata 3-1 NPS Volos |
| Kompetisi | Greece: Stoiximan Super League |
| Babak pertama | PS Kalamata 0-1 NPS Volos |
| Pencetak gol | E. Hamza (59, 90), J. Bolívar (84); M. González (26) |
| Expected goals | PS Kalamata 2,25-0,76 NPS Volos |
Perbedaan xG menjadi salah satu gambaran penting dari hasil ini. PS Kalamata mengakhiri laga dengan xG 2,25, jauh di atas Volos yang mencatat 0,76. Tuan rumah juga lebih unggul dalam duel udara, 63 persen berbanding 38 persen, serta membuat 12 intersep berbanding lima milik tim tamu.
Meski Volos memiliki 58 entri ke sepertiga akhir lapangan dan Kalamata 44, serangan tuan rumah lebih efektif dalam menghasilkan gol. Kalamata juga mencatat 24 sentuhan di area penalti, sedangkan Volos 23. Untuk pembaca yang mengikuti statistik pertandingan dan pergerakan klasemen, hasil ini memberi tiga poin penting bagi PS Kalamata, meski posisi kedua tim di klasemen tidak tercantum dalam data laga.
Susunan pemain kedua tim
Kedua tim menggunakan formasi 4-2-3-1. PS Kalamata menurunkan Giannis Gelios sebagai penjaga gawang, dengan Petros Kaloutsikidis, Stefanos Stroungis, Rodrigues, dan Julio Alonso di lini belakang. Erik Hamza serta Gonzalo Piñeiro mengisi area tengah, diikuti Julián Bonetto, Arnór Sigurðsson, dan Ahmad Mendes Moreira sebagai gelandang serang, sementara Jovanny Bolívar menjadi penyerang.
- PS Kalamata: Giannis Gelios, Petros Kaloutsikidis, Stefanos Stroungis, Rodrigues, Julio Alonso, Erik Hamza, Gonzalo Piñeiro, Julián Bonetto, Arnór Sigurðsson, Ahmad Mendes Moreira, Jovanny Bolívar.
NPS Volos memainkan Alexei Koşelev di bawah mistar. Barisan pertahanannya terdiri dari Hamza Mendyl, Hatim Essaouabi, Giannis Kargas, dan Konstantinos Lykourinos. Maximiliano Comba serta Vasilis Grosdis beroperasi di tengah, dengan Joca, Matías González, dan Lazaros Lamprou mendukung Gustavo Furtado di lini depan. Di tengah pembahasan hasil liga, perhatian pembaca juga kerap beralih ke analisis joki, tetapi jalannya pertandingan ini terutama ditentukan oleh kebangkitan Kalamata setelah jeda.
- NPS Volos: Alexei Koşelev, Hamza Mendyl, Hatim Essaouabi, Giannis Kargas, Konstantinos Lykourinos, Maximiliano Comba, Vasilis Grosdis, Joca, Matías González, Lazaros Lamprou, Gustavo Furtado.
Dengan dua gol pada babak kedua dan satu gol tambahan pada menit akhir, PS Kalamata mengubah kedudukan 0-1 menjadi kemenangan 3-1. NPS Volos sempat unggul melalui M. González, tetapi tekanan dan efektivitas Kalamata setelah turun minum menjadi pembeda utama dalam pertandingan matchday keempat ini.

